Napi-Napi ini Berhasil Kabur dari Lapas Nusakambangan. Kok Bisa?


Siapa yang tidak tahu dengan Pulau Nusakambangan? Sebuah pulau kecil di selatan Pulau Jawa ini merupakan momok bagi sebagian narapidana kelas berat. Karena disitu tak jarang narapidana yang mengalami hukuman mati.

Jika di Amerika punya Acatraz, maka Indonesia juga memiliki Nusakambangan yang bisa disebut Alcatraz nya Indonesia.

Lapas Nusakambangan merupakan rumah bagi penjahat kelas kakap: bandar narkoba, pembunuh, dan teroris. Yang berarti disana harus diberi keamanan ekstra agar para narapidana tidak kabur dari lapas.

Tak ayal, para napi pun kesusahan untuk menembus keamanan dari lapas ini.

Walaupun di jaga ketat dan mempunyai sistem keamanan yang baik. Ternyata ada loh napi-napi yang berhasil kabur dari lapas ini. Siapa saja napi tersebut dan menggunakan cara apa hingga mereka bisa berhasil kabur? Silakan baca lebih lanjut.

1. Johny Indo

Johny Indo
Johny Indo
 Ia dikenal masyarakat sebagai mafia yang berkedok menjadi foto model dan bintang iklan. Yang sebenernya ialah perampok toko emas pada era 1970-an.

Geng rampoknya dinamakan Pachinko (Pasukan China Kota) yang beranggotakan banyak orang dan sering sukses dalam perampokannya.

Namun pada pertengahan Desember 1979 aksinya berhasil di bekuk dan dia mendapat ganjaran hukuman selama 14 tahun penjara.

Singkat cerita, pada bulan Mei 1982 Johny diberitakan berhasil kabur dengan mendapat bantuan dari 34 narapidana lain di Nusakambangan.

Bahkan sampai ada perintah 'tembak di tempat' jika ada aparat kepolisian yang melihat dia.

2. Saman Hasan Zadeh Leli (Messi)

Saman Hasan Zadeh Leli (Messi)
Saman Hasan Zadeh Leli (Messi)
Messi merupakan tahanan asing dari negara Iran.

Tak seperti Johny Indo yang melancarkan aksinya seperti pada film Aksi. Messi lebih memilih untuk kabur secara diam-diam melalui pos penjagaan tanpa terdeteksi. Dan berakhir dengan berhasil kabur ke Pulau Jawa dengan mulus.

Akhirnya pada tanggal 30 Juni 2016, Nusakambangan geger karena menyadari kalau Messi berhasil kabur dari lapas.

Sebelumnya Messi merupakan tahanan pendamping karena masa tahanan nya yang tinggal beberapa bulan lagi selesai dan bebas dengan legal.

Baca Juga :  14 Tahun Didirikan, inilah 14 Fakta Mengejutkan tentang YouTube

Sebagai tahanan pendamping, Messi diperbolehkan untuk keluar masuk lapas dan bahkan dia bantu-bantu di bidang perairan.

Sebelum melancarkan aksinya, Messi menyelinap masuk ke komplek perumahan petugas dan mencuri satu seragam milik petugas lapas yang ia gunakan sebagai penyamaran atas aksinya.

Tak lama setelah mencuri seragam, ia juga mengambil motor petugas dan kabur dengan itu.

Hingga kini, tidak diketahui keberadaan Messi apakah masih di Indonesia atau sudah kabur ke negara asalnya.

3. Hendra bin Amin dan Agus Triyadi bin Masimun

Agus Triyadi bin Masimun ( kiri), Hendra bin Amin (kanan)
Agus Triyadi bin Masimun ( kiri), Hendra bin Amin (kanan)
Berbeda dengan John Indo dan Messi. Kedua narapidana ini kabur dengan merusak plafon dan genteng WC umum dalam sel.

Sekadar info, sebelum mereka berhasil menjebol plafon. Diketahui bahwa plafon dan genteng di WC umum yang mereka gunakan telah rapuh dan mudah sekali dihancurkan.

Setelah menjebol plafon, mereka melakukan aksi turun dari atap dengan menggunakan sarung yang digabung dan digunakan selayaknya tali.

Keduanya turun dengan mulus dan kabur dari pos utama yang kebetulan tidak dijaga.

Sayangnya, mereka berdua berhasil diringkus tak lama setelah insiden itu terjadi pada tanggal 12 Juli 2017 di sekitar hutan bakau Nusakambangan.

Belum ada Komentar untuk "Napi-Napi ini Berhasil Kabur dari Lapas Nusakambangan. Kok Bisa?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel